Beasiswa Bidik Misi RistekDikti 2017/2018

Bidik Misi - Info Pendaftaran untuk Bidik Misi simak melalui Pendaftaran lengkap Beasiswa Bidik Misi tahun 2017 khusus Pendaftaran secara Online melalui Cara Pendaftaran lengkap situs Online. Bidik Misi merupakan salah satu program beasiswa yang diberikan pemerintah melalui Ristek Dikti untuk mereka yang kurang mampu agar dapat melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi.

Peningkatan yang signifikan terjadi pada peserta Bidik Misi setiap tahun terus mengalami peningkatan hal ini wajar terjadi dikarenakan setiap tahun memang pemerintah gencang memberikan penyuluhan tentang Bidik Misi selain itu Bidik Misi sendiri merupakan Beasiswa yang diberikan Pemerintah hampir terbilang 100 persen biaya kuliah gratis.

Keuntungan dari Beasiswa Bidik Misi adalah diberikan bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu agar bisa melanjutkan sekolah, selain itu Bidik Misi sampai saat ini sudah banyak membantu peserta untuk menjadi sarjana. Memberantas rantai kemiskinan, Pemerintah Percaya bahwa Rantai Kemiskinan akan putus jika seseorang memiliki pendidikan yang tinggi.

http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

Menurut data ada sekitar ratusan ribu peserta bidik misi setiap tahun memperebutkan kuota dan lulus dari masing-masing jalur masuk yang ada. Dari angka tersebut kita bisa melihat dan memperhatikan hanya beberapa peresen saja terjading dalam sistem seleksi Bidik Misi memang kadang seseorang bingung sebenarnya bagaimana seleksi untuk Bidik Misi ini.

Bidik Misi adalah Program Beasiswa yang diberikan untuk mereka kurang mampu nantinya bagi yang sudah dinyatakan memenuhi persyaratan bisa mengikuti pendaftaran ada beberapa poin Persyaratan Pendaftaran yang dimaksud untuk lebih jelas kita akan simak beberapa ketentuan seperti dibawah ini.


Persyaratan Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi.
  1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2017.
  2. Lulusan tahun 2016 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi.
  3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun.
  4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria: Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya; atau Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 setiap bulannya.
  5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
  6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi obyektif dan akurat dari Kepala Sekolah.
  7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan: PTN dengan pilihan seleksi masuk: Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN), SeleksimandiriPTN, Politeknik, UT, dan ISI, PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.
Bagi yang sudah dinyakatan memenuhi semua persyaratan untuk melakukan Pendaftaran Bidik Misi sesuai ketentuan yang berlaku maka selanjutnya peserta dapat memilih salah satu seleksi yang dibuka untuk Program Beassiwa Bidik Misi dalam Beberapa kesempatan anda bisa mengikuti seleksi sesuai ketentuan yang jalur seleksi yang ada tidak hanya ketentuan beasiswa saja tetapi ketentuan Persyaratan.


1. Seleksi Beasiswa Bidik Misi Jalur SNMPTN

Bagi peserta bidik misi yang sudah memenuhi semua persyaratan maka bisa mengikuti SNMPTN yang tidak lain adalah seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri dimana sistem seleksi ini dilakukan melalui undangan yang membedakan antara SNMPTN Bidik Misi dengan SNMPTN Reguler adalah verifikasi pada saat pendaftaran yang dilakukan melalui situs resmi web.snmptn.ac.id bagi peserta SNMPTN Bidik Misi bisa membaca ketentuan pendaftaran yang ada pada situs resmi. Untuk bisa melakukan pendaftaran SNMPTN peserta Bidik Misi harus mendapatkan rekomendasi dari sekolah dikarenakan sistem seleksi SNMPTN menggunakan sistem ujian undangan.


2. Seleksi Beasiswa Bidik Misi SBMPTN

SBMPTN merupakan salah satu seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri dengan sistem seleksi ujian tertulis, perbedaan dari sistem ujian ini dirasa cukup mencolok karena dengan sistem ini peserta tidak harus mendapatkan rekomendasi sekolah lagi, untuk bisa melakukan Pendaftaran SBMPTN cukup mudah tinggal ikuti petunjuk pendaftaran melalui situs resmi Pendaftaran.SBMPTN.ac.id kemudian anda bisa memilih dua seleksi Bidik Misi SBMPTN Gratis dan Bidik Misi SBMPTN Bayar. Perbedaannya terletak pada uang biaya pendaftaran.


3. Seleksi Mandiri PTN Beasiswa Bidik Misi.

Seleksi Mandiri PTN merupakan seleksi baik undangan maupun tertulis yang bisa diikuti oleh peserta diluar dari jalur Nasional hanya saja seleksi ini dilaksanakan lokal pada kampus tertentu, hampir semua PTN membuka jalur Mandiri seleksi biasanya pelaksanaan sesudah dari seleksi Nasional ataupun Bersama. Begitu juga bidik Misi anda bisa mengikuti seleksi Bidik Misi pilihan pada Seleksi Mandiri PTN. Untuk pendaftaran PTN silahkan kunjungi masing-masing situs resmi.


4. Seleksi di Politeknik, UT, dan ISI Beasiswa Bidik Misi.

Pada katagori Pendaftaran ini peserta bisa memilih Potikenik baik Negeri maupun Swasta kampus yang ada diseluruh Indonesia seperti seleksi PMDK PN sitsu pmdk.politeknik.or.id, PMDK, UMPN dan beberapa seleksi yang dilaksanakan oleh politeknik tujuan anda, pemilihan beasiswa untuk Bidik Misi Politeknik ini bisa dilakukan sesuai jalur seleksi yang akan diikuti. Tidak hanya Politeknik saja kampus UT situs www.ut.ac.id juga membuka seleksi untuk Bidik Misi Mandiri UT dan Kampus ISI situs www.isi.ac.id yang akan dilaksanakan pada waktu yang telah ditentukan. Hanya saja dari segi kuota lebih kecil dibandingkan dengan jalur lainnya.


5. Seleksi PTS Beasiswa Bidik Misi.

Tidak hanya PTN saja yang diberikan kesempatan untuk penyelenggaraan program Beasiswa Bidik Misi, kampus PTS juga turut ambil bagian dalam penyelenggaraan Bidik Misi meski tidak semua kampus PTS yang terdapaftar sebagai beasiswa Bidik Misi, ada beberapa kampus ternama yang diberikan kesempatan oleh Ristek Dikti untuk mengisi Kuota Bidik Misi PTS. Pendaftaran kampus dilaksanakan dari masing-masing kampus.

Jika anda sudah membaca ketentuan Pendaftaran dan Seleksi Bidik Misi diatas maka tahap selanjutnya yang bisa anda ikuti adalah melakukan pendaftaran pertama yang harus dilakukan melalui situs resmi Bidik Misi barulah setelah selesai anda harus melakukan pendaftaran pada pilihan seleksi anda poin 1 sampai dengan 5 seperti diatas. Untuk itu secara umum Panitia Seleksi Bidik Misi membagi ketentuan sebagai Berikut Online, Semi Online dan Offline simak selengkapnya dibawah ini.


Pendaftaran Daring (On-line)

Berikuti ini adalah Tata cara pendaftaran Online Bidikmisi melalui SNMPTN, SBMPTN, PMDK Politeknik atau Seleksi Mandiri perguruan tinggi secara daring pada laman bidikmisi (http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/) adalah sebagai berikut.

Tahapan pendaftaran Bidikmisi
  1. Sekolah mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi ke laman bidikmisi dengan melampirkan hasil pindaian (scan) (bagian persetujuan dan tanda tangan) untuk mendapatkan nomor Kode Akses Sekolah.
  2. Ditjen Belmawa memverifikasi pendaftaran dalam kurun waktu 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja.
  3. Sekolah merekomendasikan masing-masing siswa melalui laman bidikmisi menggunakan kombinasi NPSN dan Kode akses yang telah diverifikasi.
  4. Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing masing siswa yang sudah direkomendasikan.
  5. Siswa mendaftar melalui laman bidikmisi dan menyelesaikan semua tahapan yang diminta didalam sistem pendaftaran.
Siswa yang sudah menyelesaikan pendaftaran bidikmisi mendaftar seleksi nasional atau mandiri yang telah diperoleh sesuai ketentuan masing-masing pola seleksi melalui alamat .berikut.
  1. SNMPTN melalui http:// snmptn.ac.id
  2. SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id.
  3. PMDK Politeknik melalui http://pmdk.politeknik.or.id
  4. Seleksi Mandiri PTN sesuai ketentuan masing-masing PTN.
  5. Seleksi Mandiri PTS sesuai ketentuan masing masing PTS

Siswa yang mendaftar dan ditentukan lolos melalui seleksi masuk, melengkapi berkas dan dibawa pada saat pendaftaran ulang.
  1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi.
  2. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah.
  3. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala
Sekolah;
  1. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah.
  2. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah.
  3. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah (bila ada).
  4. Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Beasiswa Siswa Miskin (BSM), bila ada;
  5. Bagi yang belum mememnuhi syarat poin (4) diatas, maka harus membawa Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
  6. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
  7. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.
Sekolah harus memastikan PTN yang dipilih calon membuka kesempatan pola seleksi Bidikmisi. Informasi mengenai pola seleksi Bidikmisi di setiap PTN dapat dilihat dalam media informasi seleksi masuk perguruan tinggi.

Cara sebelumnya merupakan seleksi untuk melakukan pendaftaran secara online untuk berikutnya kita akan kembali bahas mengenai cara untuk melakukan Pendaftaran khusus yang bisa anda ikuti jika proses pendaftaran dilaksanakan secara Semi Online maksud dari Semi Online adalah melakukan Pendaftaran melalui ketentuan seperti dibawah ini.


 Pendaftaran Semi Online.

Tata cara pendaftaran Bidikmisi melalui SNMPTN, SBMPTN, PMDK Politeknik atau Seleksi Mandiri perguruan tinggi secara semi daring melalui laman bidikmisi (http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/) adalah sebagai berikut.

Tahapan pendaftaran Bidikmisi
  1. Sekolah mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi ke laman bidikmisi dengan melampirkan hasil pindaian (scan) (Lampiran II bagian persetujuan dan tanda tangan) untuk mendapatkan nomor Kode Akses Sekolah.
  2. Ditjen Belmawa memverifikasi pendaftaran dalam kurun waktu 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja.
  3. Sekolah merekomendasikan masing-masing siswa melalui laman bidikmisi menggunakan kombinasi NPSN dan Kode akses yang telah diverifikasi.
  4. Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing masing siswa yang sudah direkomendasikan.
  5. Siswa mendaftar melalui laman laman bidikmisi dan menyelesaikan semua tahapan yang diminta didalam sistem pendaftaran.
Siswa yang sudah menyelesaikan pendaftaran bidikmisi mendaftar seleksi nasional atau mandiri yang telah diperoleh sesuai ketentuan masing-masing pola seleksi melalui alamat .berikut.
  1. SNMPTN melalui http:// snmptn.ac.id
  2. SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id.
  3. PMDK Politeknik melalui http://pmdk.politeknik.or.id
  4. Seleksi Mandiri PTN sesuai ketentuan masing-masing PTN.PMDK Politeknik melalui http://pmdk.politeknik.or.id
  5. Seleksi Mandiri PTS sesuai ketentuan masing masing PTS.
Siswa yang mendaftar dan ditentukan lolos melalui seleksi masuk, melengkapi berkas dan dibawa pada saat pendaftaran ulang;
  1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi.
  2. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah.
  3. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala
Sekolah;
  1. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah.
  2. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah.
  3. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah (bila ada).
  4. Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Beasiswa Siswa Miskin (BSM), bila ada.
  5. Bagi yang belum mememnuhi syarat poin (4) diatas, maka harus membawa Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat.
  6. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga.
  7. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.
Mungkin kalian mulai mengerti perbedan dari cara pendataran selanjutnya adalah mengikuti semua ketentuan yang ada pada situs resmi untuk bisa melakukan Pendaftaran diatas merupakan salah satu cara online dan semi online selanjutnya kita akan membahas mengenai Pendaftaran untuk Bidik Misi Langsung atau Offline. Untuk lebih jelas simak selengkapnya dibawah ini. Sesuai ketentuan yang berlaku.


Pendaftaran Langsung Offline.

Sekolah dan atau calon yang tidak dapat melakukan tahapan pendaftaran Bidikmisi secara on-line untuk Seleksi Mandiri karena keterbatasan akses internet, maka:
  1. Calon mengisi formulir yang disediakan oleh sekolah (sekolah dapat mengunduh formulir di http://bidikmis.belmawa.ristekdikti.go.id/ dan selanjutnya formulir yang telah diisi beserta berkas persyaratan lainnya disampaikan ke Kepala Sekolah.
  2. Kepala Sekolah mengirimkan formulir rekomendasi, formulir pendaftaran berserta kelengkapan berkas lainnya secara kolektif kepada masing-masing Rektor/Direktur/Ketua PTN yang menyelenggarakanseleksi mandiri masuk perguruan tinggi negeri sesuai pilihan calon.
  3. Surat pengantar rekomendasi diberi keterangan perihal surat tentang ‘Pendaftaran Bidikmisi 2017’ (alamat PTN dapat dilihat melalui situs resmi seleksi).
Berkas yang harus dikirim meliputi: Berkas yang dilengkapi oleh calon yang akan lulus tahun 2017.
  1. Formulir pendaftaran yang telah diisi oleh calon yang bersangkutan yang dilengkapi dengan pasfoto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 3 (tiga) lembar.
  2. Fotokopi Kartu Tanda Siswa (KTS) atau yang sejenis sebagai bukti siswa aktif.
  3. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 5 (lima) yang dilegalisir oleh Kepala
Sekolah;
  1. Surat keterangan tentang peringkat siswa dikelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah.
  2. Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Kepala Dusun/instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat.
  3. Fotokopi Kartu Keluarga.
  4. Foto kopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB dari orang tua/wali-nya (apabila mempunyai bukti pembayaran).
Berkas yang dilengkapi oleh calon yang lulusan tahun 2016: 
  1. Formulir pendaftaran yang telah diisi oleh calon yang bersangkutan (butir 1) yang dilengkapi dengan pasfoto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 3 (tiga) lembar;
  2. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  3. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  4. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  5. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa dikelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
  6. Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
  7. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
  8. Foto kopi rekening listrik bulan  terakhir (apa bila tersedia aliran listrik)dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.
Sebelum menutup informasi mengenai Cara pendaftaran disini kami memberikan beberapa informasi mengenai Pendaftaran dan Jadwal lengkap yang langsung dikutip dari situs resmi Ristek Dikti apa saja dan seperti apa waktu pelaksanaan terutama Pendaftaran untuk lebih jelas simak selengkapnya diabwah ini lengkap.

# Nama Kegiatan Tanggal Mulai  Tanggal Selesai
1 Pendaftaran Sekolah    04 Februari 01 September
2 Pendaftaran Siswa         04 Februari 01 September
3 SNMPTN                        25 Februari 14 Maret
4 Seleksi Mandiri PTN        25 Februari 01 September
5 PMDK-PN                          25 Februari 01 Mei
6 SBMPTN                              22 April 18 Mei
7 Seleksi Mandiri PTS               22 April 01 September
8 UMPN                                      04 Mei 10 Juni


Sekolah harus memastikan PTN yang dipilih calon membuka kesempatan pola seleksi Bidikmisi secara offline. Informasi mengenai pola seleksi Bidikmisi di setiap PTN  dapat dilihat dalam media informasi seleksi masuk perguruan tinggi di website masing masing PT. Sekolah mengkoordinasikan pengiriman berkas pendaftaran ke alamat perguruan tinggi yang dituju.

Informasi yang telah anda baca kami kutip dari situs resmi pedoman petunjuk Pendaftaran Bidik Misi dan kami saring dan simpulkan sebagai poin penting adalah fokus kami pada Pendaftaran Bidik Misi seperti yang kita ketahui bahwa Pendaftaran dilaksanakan melalui 3 jenis yaitu Online, Semi Online dan Langsung atau Offline untuk itu bagi kalian peserta bidik Misi semua jalur seleksi harap membaca dengan cermat mengenai Cara Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi seperti diatas.

Dari beberapa informasi Pendaftaran diatas maka dapat disimpulan mengenai seleksi masuk Bidik Misi dan Proses Pendaftaran yang ada, sesuai ketentuan yang berlaku, semoga apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat untuk kalian terutama Peserta Bidik Misi tahun ini, Selamat Mencoba dan semoga anda bisa dengan mudah melakukan Pendaftaran Bidik Misi terima kasih.

Subscribe to receive free email updates: