Posts Tagged ‘Indonesia’

Beasiswa S1 dan D3 dari TNI AD

Friday, January 15th, 2010

Beasiswa S1. TNI AD memberikan beasiswa bagi warga Negara Indonesia untuk memperoleh gelar S1 dan D3.

PENDAFTARAN BEA SISWA

1. Pendaftaran : Minggu I Desember 2009 s.d Minggu IV Januari 2010
2. Pemeriksaan uji tk Daerah : Minggu I s.d IV Pebruari 2010
3. Pemeriksaan/Uji tk Pusat : Minggu I s.d III Maret 2010.
4. Sidang Panitia Pusat : Minggu III Maret 2010.

TEMPAT PENDAFTARAN :

1. Ajen Kodam
2. Ajen Korem
3. Kodim
Alamat Lengkap Tempat Pendaftaran (Klik disini)

UNIVERSITAS YANG DAPAT MENERIMA BEA SISWA
(Klik sini)

PERSYARATAN MAHASISWA BEASISWA

1. Warga Negara Republik Indonesia, Pria/Wanita bukan prajurit TNI/anggota Polri dan PNS TNI.

2. Setia dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945.

4. Mahasiswa Perguruan Tinggi :

a. Jurusan Kedokteran Umum sekurang-kurangnya sudah mencapai sarjana kedokteran.
b. Jurusan/Program Studi S.1 lainnya sekurang-kurangnya sudah mencapai 110 SKS.
c. Program Diploma/D III sekurang-kurangnya sudah mencapai 80 SKS.

5. Indek prestasi kumulatif (IPK) ditentukan kemudian.

6. Usia :

a. Program Sarjana S1 jurusan kedokteran Umum : Tidak lebih dari 25 tahun, jika telah mencapai 120 SKS.

b. Program S.1 lainnya.

1) Tidak lebih dari 23 tahun, jika telah mencapai 100 SKS.
2) Tidak lebih dari 24 tahun, jika telah mencapai 130 SKS.
3) Tidak lebih dari 25 tahun, jika telah mencapai diatas 140 SKS.

c. Program Diploma / D.III.

1) Tidak lebih dari 22 tahun, jika telah mencapai 80 SKS.
2) Tidak lebih dari 23 tahun, jika telah mencapai 100 SKS.

7. Berkelakuan baik, yang dinyatakan dengan SKCK dari Polres setempat serta tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

8. Sehat Jasmani dan Rohani bebas Narkoba.

9. Tinggi badan tidak kurang dari 163 Cm bagi pria dan untuk wanita tidak kurang dari 155 Cm.

10. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam status beasiswa TNI (Kuliah di PT) sampai dengan mengikuti pendidikan pertama (Dikma).

11. Sesuai jurusan (kesarjanaan) yang dibutuhkan dari perguruan tinggi yang ditentukan.

12. Mendapatkan surat rekomendasi dari Dekan. Direktur Fakultas/Jurusan dilampiri transkrip (daftar nilai) studi berikut indek prestasi kumulatif (IPK).

13. Mengajukan permohonan secara tertulis untuk memperoleh beasiswa Ikatan Dinas TNI kepada Panglima TNI U.p. Aspers, Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur.

14. Sanggup menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun sejak diangkat menjadi Perwira TNI.

15. Sanggup ditempatkan dimana saja, diseluruh wilayah Republik Indonesia setelah selesai pendidikan.

16. Persyaratan lain :

a. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali karena ketentuan agama/adat.

b. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Depdiknas.

Demikian Pengumuman Beasiswa S1 dari TNI AD

Beasiswa Pembinaan Sumber Daya Manusia Nurul Fikri 2010

Tuesday, January 12th, 2010

Beasiswa Pembinaan Sumber Daya Manusia Nurul Fikri 2010. Program Pembinaan Sumber Daya Manusia Strategis (PPSDMS) Nurul Fikri memberikan beasiswa dan pembinaan bagi 162 mahasiswa terpilih di 7 PTN di 5 kota, yaitu Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Gajahmada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, serta Institut Pertanian Bogor.

Syarat utamanya, pendaftar adalah mahasiswa S1 reguler dari kelima PTN tersebut, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 3,00 dan Indeks Prestasi Semester (IPS) sekurang-kurangnya 2,75 sejak awal kuliah.

Komponen beasiswa ini meliputi fasilitas asrama, bermacam pelatihan, uang Rp 300.000 per bulan dan lain-lainnya. Jumlah peserta yang akan diterima antara lain:

  • Regional 1 Jakarta: 30 orang mahasiswa putra dan 30 orang mahasiswa putri UI
  • Regional 2 Bandung: 35 orang mahasiswa ITB dan UNPAD
  • Regional 3 Yogyakarta: 30 orang mahasiswa UGM
  • Regional 4 Surabaya: 35 orang mahasiswa ITS dan UNAIR (khusus Ilmu Sosial)
  • Regional 5 Bogor: 30 orang mahasiswa IPB

Batas waktu pendaftaran gelombang pertama adalah 31 Januari 2010. Sementara tahap II akan terbuka hingga 15 Maret 2010

Informasi dan pendaftaran Beasiswa Pembinaan Sumber Daya Manusia Nurul Fikri 2010 bisa dilakukan melalui situs http://register.ppsdms.org/.

Beasiswa Darmasiswa Bagi Mahasiswa Asing Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia

Tuesday, January 12th, 2010

Darmasiswa adalah program beasiswa yang ditawarkan kepada semua mahasiswa asing dari negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia untuk belajar Bahasa Indonesia, seni, musik dan kerajinan. Peserta dapat memilih salah satu dari 45 universitas yang berbeda di berbagai kota di Indonesia. Program ini diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) bekerjasama dengan Departemen Luar Negeri (DFA).

Program Darmasisini dimulai pada tahun 1974 sebagai bagian dari ASEAN (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) Namun, pada tahun 1976 program ini diperluas untuk mencakup mahasiswa dari negara lain seperti Australia, Kanada, Perancis, Jerman, Hungaria, Jepang, Meksiko, Belanda, Norwegia, Polandia, Swedia, dan Amerika Serikat. Pada awal 90-an, program ini diperluas lebih lanjut untuk mencakup semua negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Sampai saat ini, jumlah negara yang berpartisipasi dalam program ini lebih dari 75 negara.

Tujuan utama dari program Darmasiswa adalah untuk mempromosikan dan meningkatkan minat terhadap bahasa dan budaya Indonesia di kalangan pemuda dari negara-negara lain. Hal ini juga dirancang untuk menyediakan link budaya kuat dan saling pengertian antara negara-negara peserta.

Darmasiswa RI Program ini dilakukan dalam 2 skema, yaitu:

  • Program Regular 1 (Satu) Tahun
    Program Reguler Satu Tahun merupakan satu tahun program beasiswa yang ditawarkan kepada mahasiswa asing dari negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia untuk belajar bahasa Indonesia dan Seni (musik tradisional, tari tradisional, dan kerajinan Indonesia) di beberapa Perguruan Tinggi Indonesia.
  • Program Regular 6 (Enam) Bulan
    Program Regular enam bulan adalah enam bulan program beasiswa yang ditawarkan kepada mahasiswa asing dari negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia untuk belajar bahasa Indonesia di beberapa Perguruan Tinggi Indonesia.

Tunjangan bulanan akan diterima oleh peserta adalah Rp 1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu rupiah), dan akan ditransfer ke Universitas / perguruan tinggi tempat mereka belajar.

Peserta disarankan untuk membawa cukup uang dalam dollar AS untuk biaya tambahan tak terduga di Indonesia.

KUALIFIKASI DARI PEMOHON

  1. Mengisi formulir
  2. Tidak lebih dari 35 tahun
  3. Menyelesaikan pendidikan menengah atau yang setara
  4. Fotokopi transkrip
  5. Dalam kesehatan yang baik seperti yang dibuktikan oleh Sertifikat kesehatan
  6. Foto berwarna ukuran paspor (5 buah)
  7. Halaman penuh salinan paspor berlaku minimal 18 bulan dari waktu kedatangan di Indonesia
  8. Mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan memiliki pengetahuan dasar tentang bidang yang mereka mengajukan

PROSEDUR
Pemohon harus mendaftar melalui prosedur berikut:

  1. Kedutaan Besar Indonesia / Konsulat Jenderal di negara tempat tinggal.
  2. Kunjungi situs webnya di: www.darmasiswa.diknas.go.id , pemohon harus memberitahukan ke Kedutaan Besar Indonesia / Konsulat Jenderal sebelum mendaftar secara online.

Dokumen pelamar yang telah dipilih oleh Kedutaan Besar Indonesia akan diserahkan kepada Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Departemen Pendidikan Nasional atau Direktorat Diplomasi Publik, Departemen Luar Negeri, ditujukan Kepada:

Head Bureau of Planning and International Cooperation
Secretariat General
Department of National Education
Jalan Jenderal Sudirman,
Senayan-Jakarta
Telp./Fax. (62-21) 5724707, 5738181
Website: http://darmasiswa.diknas.go.id
and mail to : darmasiswa_pkln@diknas.go.id
or
Director of Public Diplomacy
Ministry of Foreign Affairs
Jalan Taman Pejambon No. 6
Jakarta
Telp. (62-21) 3813480,
Fax. (62-21) 3858035

Asuransi Kesehatan

Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) tidak akan memberikan asuransi kesehatan sehingga diharapkan peserta mempunyai asuransi internasional.

Beasiswa Dikti Bidik Misi 2010

Tuesday, January 5th, 2010

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional membuka program Beasiswa Dikti Bidik Misi untuk tahun 2010.

Beasiswa Bidik Misi terbuka untuk lulusan jenjang pendidikan menengah yang terdiri atas lulusan SMA / SMK /MA /MAK atau bentuk lain yang sederajat tahun 2010 yang berprestasi dan orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi.

Beasiswa diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III dengan ketentuan penerima beasiswa berstatus mahasiswa aktif.

Penyelenggara program beasiswa BIDIK MISI adalah perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN terpilih di bawah Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama.

Dana beasiswa dan biaya pendidikan yang diberikan adalah sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) per mahasiswa per semester yang diprioritaskan untuk biaya hidup.

I. KETENTUAN- KETENTUAN

a. Persyaratan

Persyaratan untuk mendaftar program beasiswa BIDIK MISI tahun 2010 adalah:

1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang dijadwalkan lulus pada tahun 2010;

2. Berprestasi dan orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi;

3. Calon penerima beasiswa mempunyai prestasi akademik/ kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler yang diketahui oleh Kepala Sekolah/ Pimpinan Unit Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kabupaten/Kota. Adapun prestasi akademik/kurikuler yang dimaksud adalah peringkat 25 persen terbaik di kelas, sedangkan prestasi pada kegiatan ko-kurikuler dan/atau ekstrakurikuler minimal peringkat ke-3 di tingkat Kabupaten/Kota dan harus sesuai dengan program studi yang dipilih.

b. Kuota

1. Banyaknya penerima beasiswa pada tahun anggaran 2010 adalah 20.000 orang;

2. Jumlah tersebut didistribusikan kepada perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN di bawah Depdiknas yang ditentukan oleh Depdiknas dan di perguruan tinggi negeri di bawah Depag yang ditentukan oleh Depag;

3. Kuota beasiswa yang ditetapkan untuk setiap perguruan tinggi terpilih disesuaikan dengan jumlah mahasiswa baru yang diterima setiap tahunnya dan/atau jumlah total mahasiswa di perguruan tinggi tersebut serta pertimbangan lainnya.

c. Penggunaan Dana Beasiswa

1. Besarnya dana biaya hidup setiap penerima beasiswa adalah sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah) sampai dengan Rp 700.000 (tujuh ratus ribu rupiah) per bulan tergantung pada indeks harga kemahalan daerah lokasi perguruan tinggi terpilih.

2. Besarnya biaya pendidikan yang dialokasikan kepada setiap penerima beasiswa adalah sebesar Rp 800.000 (delapan ratus ribu rupiah) sampai dengan Rp 2.000.000 (dua juta rupiah) per semester.

3. Apabila biaya pendidikan di suatu perguruan tinggi terpilih ternyata lebih tinggi dari dana yang tersedia, maka perguruan tinggi terpilih tersebut wajib memberikan bantuan biaya pendidikan sepenuhnya kepada penerima beasiswa.

4. Apabila terdapat kelebihan dana pendidikan pada suatu perguruan tinggi terpilih, maka perguruan tinggi terpilih tersebut dapat menggunakan untuk:

a. biaya pelaksanaan tes/seleksi penerimaan (administrasi, transportasi, dan akomodasi);

b. biaya buku, pelatihan mahasiswa yang bersangkutan, dan sebagainya.

c. Semua penggunaan dana harus dilaporkan ke Ditjen Dikti.

d. Penyaluran Dana

1. Beasiswa dibayarkan setiap semester berdasarkan kontrak yang telah ditandatangani oleh perguruan tinggi terpilih dengan Ditjen Dikti ;

2. Pimpinan perguruan tinggi penyelenggara memberikan dana biaya hidup kepada mahasiswa dengan perhitungan per bulan;

3. Penyaluran beasiswa dari perguruan tinggi penyelenggara kepada mahasiswa penerima melalui rekening mahasiswa atau dibayarkan melalui bank;

4. Penyaluran biaya pendidikan diatur oleh perguruan tinggi penyelenggara sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

5. Dana beasiswa tidak boleh dipotong untuk kepentingan apapun.

II. MEKANISME PEREKRUTAN

a. Persiapan Pendaftaran

Departemen Pendidikan Nasional mengeluarkan pengumuman melalui media massa, institusi pemerintah daerah (dinas pendidikan propinsi dan kabupaten/kota) dan institusi pendidikan tinggi serta pendidikan menengah (SMA, SMK, MA, MAK atau bentuk lain yang sederajat) untuk memberikan informasi kepada publik adanya program beasiswa ini.

Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas mengkoordinasikan seluruh proses pendaftaran di setiap sekolah dan mengirimkan berkas yang telah memenuhi persyaratan ke perguruan tinggi terpilih yang dituju.

b. Tata Cara Pendaftaran

1. Calon mahasiswa memilih program pendidikan Diploma III, Diploma IV dan Sarjana pada perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN terpilih;

2. Berhubung jadwal pendaftaran calon mahasiswa baru di perguruan tinggi penyelenggara tidak bersamaan, maka setiap calon mahasiswa diharuskan memperhatikan jadwal pendaftaran di setiap perguruan tinggi yang dipilih;

3. Setiap calon mahasiswa dapat memilih maksimal dua program studi, baik dalam satu perguruan tinggi atau di dua perguruan tinggi yang berbeda.

4. Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas dari siswa yang memenuhi persyaratan melakukan pendaftaran secara kolektif, untuk siswa/peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya, kepada Rektor/Ketua/Direktur atau pimpinan perguruan tinggi penyelenggara yang dituju dengan melampirkan berkas sebagai berikut:

a. Berkas-berkas yang dilengkapi oleh siswa

1) Formulir pendaftaran yang telah diisi oleh siswa yang bersangkutan dan dilengkapi dengan pasfoto ukuran 3×4 sebanyak 3 (tiga) lembar. Formulir pendaftaran dapat diunduh di alamat www.dikti.go.id dan/atau www.kelembagaan.dikti.go.id atau difotokopi dari panduan program beasiswa BIDIK MISI yang tersedia;

2) Fotokopi Kartu Tanda Siswa (KTS) atau yang sejenis sebagai bukti siswa aktif;

3) Fotokopi rapor semester 1 s/d 5 disertai surat keterangan tentang peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang keilmuan/akademik yang disahkan (legalisasi) oleh kepala sekolah/ pimpinan unit Dikmas;

4) Fotokopi Kartu Keluarga Miskin. Bagi keluarga yang tidak memiliki kartu Keluarga Miskin, harus menyertakan Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh kepala desa/kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;

5) Fotokopi Kartu Keluarga;

6) Jika diperlukan dapat menyertakan bukti pendukung lain seperti fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB dari orang tua/wali-nya.

b. Berkas yang dilengkapi oleh Sekolah/Unit Dikmas

1) Rekomendasi dari Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas yang memberikan keterangan bahwa pendaftar adalah siswa berprestasi yang orang tua/wali-nya kurang mampu;

2) Daftar nama pelamar ke perguruan tinggi penyelenggara yang dituju.

c. Seleksi

1. Perguruan tinggi penyelenggara menyeleksi usulan calon penerima beasiswa BIDIK MISI sesuai persyaratan;

2. Seleksi ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi penyelenggara dengan memprioritaskan calon yang paling tidak mampu, calon yang mempunyai prestasi paling tinggi, dan memperhatikan asal daerah calon;

3. Apabila diperlukan seleksi yang memerlukan kehadiran fisik pendaftar, maka seluruh biaya untuk mengikuti proses seleksi termasuk biaya transportasi dan akomodasi ditanggung oleh perguruan tinggi terpilih yang bersangkutan;

4. Hasil seleksi ditetapkan oleh Rektor/Ketua/ Direktur atau yang diberi wewenang untuk itu setelah melalui proses verifikasi.

d. Penetapan

1. Setiap perguruan tinggi penyelenggara harus melaporkan data hasil seleksi/perankingan semua pendaftar ke Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti sebagai bahan verifikasi;

2. Dalam verifikasi bersama yang dikoordinasi oleh Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti dilakukan penetapan penerimaan. Seorang calon hanya diterima di satu program studi pada perguruan tinggi tertentu.

3. Apabila calon penerima beasiswa yang diterima di suatu perguruan tinggi penyelenggara tertentu kurang dari kuota yang telah ditetapkan, maka Ditjen Dikti dapat mengalokasikan sisa kuota tersebut ke perguruan tinggi penyelenggara yang lain;

4. Pengumuman penerimaan calon mahasiswa dilakukan oleh masing-masing perguruan tinggi penyelenggara.

e. Penghentian Beasiswa

Pemberian beasiswa dihentikan apabila mahasiswa penerima beasiswa:

1. Terbukti memberikan keterangan yang tidak benar atau melakukan pelanggaran administratif pada berkas yang disampaikan;

2. Tidak memenuhi persyaratan akademik yang ditetapkan oleh perguruan tinggi penyelenggara;

3. Melakukan pelanggaran terhadap tata tertib kehidupan kampus dan peraturan lain yang berlaku di perguruan tinggi penyelenggara;

4. Mengundurkan diri;

5. Meninggal dunia.

Untuk keterangan lebih lanjut tentang Beasiswa Dikti Bidik Misi 2010 dapat dilihat disini